LUNCURKAN PADI UMKM B2B, SINYAL KUAT KEBANGKITAN UMKM DAN BUMN

Di bulan Agustus 2020 kemarin, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan sebuah platform digital yang bernama PaDi UMKM. PaDI UMKM ini merupakan sebuah ekosistem yang mempertemukan BUMN dan UMKM dalam hal belanja barang dan jasa BUMN kepada UMKM.

Pemerintah memang memiliki ide brilian agar belanja barang dan jasa BUMN dengan nilai maksimal hingga Rp14 milliar diarahkan kepada UMKM. Hal ini diperlukan agar meningkatkan aktivitas roda ekonomi Indonesia yang saat ini sedang lesu. Selain itu juga kecondongan kepada UMKM diperlukan agar UMKM bisa bangkit di tengah wabah pandemi corona ini.

Platform ini akan memainkan peranan penting dalam perjalanan ekonomi Indonesia ke depannya. BUMN dan UMKM merupakan 2 sektor lini yang memberikan kontribusi besar kepada negara selama ini. Jadi sudah sepantasnya jika pemerintah harus memberikan perhatian lebih kepada mereka dengan inovasi-inovasi yang bagus.

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara dan juga UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) merupakan dua sektor yang memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia selama ini. UMKM bahkan tercatat pernah menyelamatkan dan membangkitkan ekonomi Indonesia di tahun 1998 saat terjadinya krisis moneter.

UMKM saat ini sudah berjumlah 64 juta unit usaha, 99% dari total unit usaha yang ada di Indonesia (termasuk jenis usaha besar). UMKM juga telah sanggup menyerap lapangan pekerjaan sebesar 116 juta jiwa. Angka ini cukup mencengangkan, karena 116 juta jiwa merupakan 97% lapangan pekerjaan yang tersedia saat ini di Indonesia.

Belum lagi UMKM Indonesia telah memberikan kontribusi yang begitu besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Di tahun lalu, PDB Indonesia berjumlah kurang lebih Rp14ribu trilliun dan 60% atau sebesar kurang lebih Rp8 ribu trilliun disumbangkan oleh UMKM di seluruh Indonesia.

BUMN sendiri juga telah memberikan keuntungan besar bagi Indonesia. Selama ini, sebagian dari mereka telah berhasil mengakomodir berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia walaupun harus melalui kritikan serta sorotan yang tajam. BUMN pantas mendapatkan apresiasi karena masih berhasil menjalankan tugasnya dengan cukup baik.

BUMN juga tentunya mendapatkan banyak sekali keuntungan dengan hadirnya PaDi UMKM. Berikut adalah keuntungan yang diperoleh oleh BUMN:

  1. Penggunaan biaya pembelanjaan dari masing-masing BUMN menjadi lebih terperinci dan lebih aman karena seluruh proses transaksi dilakukan secara online dan seluruh pembiayaan dilakukan dengan non-tunai.
  2. PaDi UMKM juga memudahkan dan mempercepat proses transaksi pengadaan barang dan jasa BUMN karena tidak perlu dilakukan dengan cara bertatap muka.

Bagi pelaku UMKM yang sudah pernah bertransaksi/menjadi suppiler pembelanjaan barang dan jasa dengan BUMN, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan lainnya, seperti:

  1. Berpotensi mendapatkan transaksi dari BUMN dalam skala yang besar
  2. Berpotensi mendapatkan pinjaman dengan hanya mengajukan invoice
  3. Produk dapat dilihat oleh calon pembeli BUMN se-Indonesia