Kaos polos merupakan salah satu pakaian yang sangat nyaman untuk digunakan setiap aktivitas. Walaupun tidak bermotif namun nilai fashion-nya juga tinggi. Bagi Anda yang ingin berbisnis di bidang satu ini ada baiknya memperhatikan betul desain kaos polos tersebut. 

 

Desain Kaos Polos yang Menjual 

 

Ada banyak hal yang perlu diketahui mengenai bagaimana membuat desain kaos polos yang “menjual”. Untuk informasi selengkapnya simak di bawah ini ya: 

  1. Pastikan Menggunakan Warna yang Tajam 

Pertama, untuk membuat desain kaos polos sebaiknya gunakan warna yang tajam. Ya, kekuatan dari kaos polos hanyalah dari segi warna, tak ada yang lain. Berbeda dengan kaos yang bermotif di mana kekuatan utamanya ada pada motif. 

Sebaiknya Anda menggunakan warna yang paling tajam. Misalnya hitam maka gunakan warna yang hitam pekat. Jika warnanya putih maka gunakan yang warnanya putih sekali. Namun, itu semua juga kembali ke warna asli kainnya. 

  1. Gunakan Background yang Simpel untuk Menonjolkan Desain Kaos 

Selanjutnya adalah gunakan background atau latar belakang yang simpel-simpel saja. Anda bisa menggunakan latar belakang putih, hitam, abu-abu, atau motif kayu sederhana. 

Jangan menggunakan latar belakang yang banyak motifnya karena itu akan mengalihkan perhatian para calon pembeli. Kita harus fokus pada kaos polos bukan latar belakang. Jadi, buatlah yang sesederhana mungkin saja. 

  1. Pastikan Warna yang Ditampilkan Tak Jauh Berbeda dengan Aslinya 

Berikutnya, pastikan warna yang ditampilkan itu nanti tak jauh berbeda dengan aslinya. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa walaupun menggunakan warna tajam ada baiknya tetap memperhitungkan warna asli kain, 

Perbedaan hingga 10% itu termasuk wajar karena faktor cahaya dan juga penyuntingan. Namun, tetap komunikasikan kepada calon pelanggan Anda ya! 

  1. Gunakan Desain Kaos Realistis, Bukan Gambaran Biasa 

Terakhir, gunakan desain kaos polos yang realistis bukan gambaran biasa. Kan ada dua jenis desain yang satu terlihat 3 dimensi dan yang satu hanya 2 dimensi. Nah, ada baiknya jika Anda pilih yang 3 dimensi agar terlihat makin nyata. 

Dengan ini, pertama melihat saja pelanggan akan sangat tertarik. Rasakan, desain yang dibuat dengan hati maka hasilnya pun akan memuaskan. 

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu diketahui agar desain kaos polos bisa lebih menjual. Walaupun polos tetapi pandangan pertama customer tetap yang nomor satu. Semakin menarik tentu semakin yakin juga customer akan membelinya. 

By Drajad