Cerita Rakyat Si Kancil dan Rubah yang Baik Hati

Salah satu cara mengenalkan perbuatan baik adalah dengan menggunakan cerita rakyat sebagai contohnya. Salah satu yang bisa digunakan adalah cerita dengan judul Si Kancil dan Rubah yang Baik Hati. Kisah ini memberikan pesan yang mendalam betapa pentingnya untuk berbuat baik pada sesama.

Cerita Rakyat Si Kancil dan Rubah yang Baik Hati

cerita rakyat

Cerita rakyat dengan pesan baik ini dimulai saat Rubah yang malang bersama anaknya sedang berada di dalam rumahnya. Sayangnya tidak banyak persediaan makanan yang bisa digunakan untuk bertahan hidup dalam musim dingin. Makanan yang dimiliki hanya bisa digunakan untuk esok harinya saja tidak ada lagi.

Ibu Rubah berkata pada anaknya dengan harapan semoga esok cuaca cerah agar bisa mencari stok makanan. Kancil yang ada di sana juga bergumam untuk ikut mencari makanan keesokan harinya ketika sudah mulai cerah. Namun saat Rubah melihat ke luar jendela, Ia mendapati Jerapah yang tengah kelaparan di jalanan.

Kemudian Rubah memanggil Jerapah yang sedang kedinginan tersebut untuk masuk ke dalam rumahnya. Ternyata Jerapah tersebut tengah kelaparan karena kehabisan stok untuk dimakan dalam musim dingin ini. Kemudian Rubah memberikan secangkir teh hangat untuk menenangkan dan menghangatkan tubuh Jerapah tersebut.

Selanjutnya Jerapah berkata pada Rubah kalau dia sedang mencari makanan untuk bisa bertahan di musim dingin ini. Rubah yang baik hati menasihati Jerapah agar tidak meneruskan pencarian makanannya karena cuaca sedang buruk. Rubah juga meminta Jerapah untuk tinggal sebentar di rumahnya agar kondisinya membaik karena Jerapah tersebut benar-benar terlihat sangat pucat.

Tak lama kemudian Rubah kembali ke dapur untuk melihat stok makanan terakhirnya yang tinggal berjumlah sangat sedikit tersebut. Kalaupun dia hanya memikirkan dirinya sendiri tentu saja makanan itu tidak akan diberikan pada Jerapah. Di sisi lain Kancil melihat Rubah yang telah mempersiapkan makanan untuk Jerapah dengan wajah yang tidak suka,

Kancil kemudian berkata pada Rubah untuk tidak perlu memberikan makanan terakhirnya pada Jerapah. Belum lagi hari esok juga tidak diketahui bagaimana kondisi cuacanya. Apakah besok mereka bisa mencari makanan atau tidak. Jadi sebaiknya makanan terakhir tersebut harus disimpan untuk dirinya dan anak-anaknya. Rupanya Kancil sangat kesal saat memberikan pendapatnya tersebut pada Rubah.

Akan tetapi Rubah yang baik tetap dalam pendiriannya untuk memberikan makanan tersebut pada Jerapah karena kondisinya saat ini lebih membutuhkan. Rubah juga memberikan sedikit saran untuk Kancil agar mengutamakan pada orang lain yang lebih membutuhkan. Jerapah sedang sakit dan tidak mungkin untuk mencari stok makanan sendirian.

Kemudian Kancil dengan wajah kesalnya melihat Rubah memberikan stok makanan terakhir mereka pada Jerapah. Tak lama kemudian datanglah Burung Bangau dengan membawa sepaket makanan untuk Rubah. Ternyata Bangau membawakan paket makanan untuk stok dua minggu ke depan.

Kancil tercengang melihat apa yang didapatkannya barusan. Ternyata benar kata Rubah kita harus selalu berbuat baik pada sesama. Tidak boleh juga untuk selalu serakah dan menganggap kita lebih butuh. Padahal bisa saja orang lain lebih membutuhkan dari pada kita.

Setelah itu Kancil menjadi sadar bahwa dengan ikhlas dan berbuat baik pada sesama kita akan mendapatkan hal lebih baik. Rubah yang baik telah mendapatkan yang lebih banyak bahkan besok tidak perlu mencari makanan. Jerapah juga sudah kenyang dengan makanan yang diberikan oleh Rubah.

Dari cerita rakyat berbuat baik ini bisa dijadikan pelajaran betapa pentingnya untuk selalu berbuat baik pada sesama. Anda tidak akan merugi untuk berbuat baik namun justru mendapatkan banyak berkah di baliknya. Kebaikan dengan sepenuh hati tentu akan memberikan buah yang lebih baik.